Jumat, 08 Juli 2011

MOTIVASI

Motivasi berpangkal dari kata "motif" yang dapat diartikan sebagai daya  penggerak yang ada di dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas  tertentu demi tercapainya suatu tujuan. Bahkan motif dapat diartikan sebagai  suatu kondisi intern (kesiapsiagaan).
Adapun menurut Mc. Donald, motivasi adalah  perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya "feeling"  dan di dahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. Dari pengertian yang  dikemukakan oleh Mc. Donald ini mengandung tiga elemen/ciri pokok dalam motivasi  itu, yakni motivasi itu mengawalinya terjadinya perubahan energi, ditandai  dengan adanya feeling, dan dirangsang karena adanya tujuan.

Jumat, 01 Juli 2011

Defense Mechanism

By. Sadid Al Muqim

           
Represi (juga senjata seorang anxiety disorder)
Represi didefinisikan sebagai upaya individu untuk menyingkirkan frustrasi, konflik batin, mimpi buruk, krisis keuangan dan sejenisnya yang menimbulkan kecemasan. Bila represi terjadi, hal-hal yang mencemaskan itu tidak akan memasuki kesadaran walaupun masih tetap ada pengaruhnya terhadap perilaku. Jenis-jenis amnesia tertentu dapat dipandang sebagai bukti akan adanya represi. Tetapi represi juga dapat terjadi dalam situasi yang tidak terlalu menekan. Bahwa individu merepresikan mimpinya, karena mereka membuat keinginan tidak sadar yang menimbulkan kecemasan dalam dirinya. Sudah menjadi umum banyak individu pada dasarnya menekankan aspek positif dari kehidupannya. Beberapa bukti, misalnya:

Rabu, 08 Juni 2011

TIPE KEPRIBADIAN DENGAN MINAT AROMA PARFUM

HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN MINAT AROMA PARFUM PADA
SANTRI PUTRI MA’HAD SUNAN AMPEL AL-ALI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG


Studi tentang konsumen dan bagaimana perilaku konsumen dalam melakukan transaksi
ternyata tidak lepas dari salah satu tahapan,yaitu tahapan minat. Minat adalah salah satu tahapan
dalam perilaku konsumen yang memiliki peran yang cukup penting. Menurut Brennan yang
dikutip oleh Susanto bahwa ada beberapa tahap secara psikologik untuk mewujudkan tingkah
laku membeli, yaitu adanya perhatian, minat, keinginan, keputusan dan perilaku1.
Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktvitas
tanpa ada yang menyuruh. Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara
diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut, semakin
besar minat. Selain itu minat tidak dibawa sejak lahir melainkan diperoleh kemudian2.
Definisi diatas mengungkapkan bahwa minat adalah suatu rasa lebih suka terhadap
benda, hal atau aktivitas dan tanpa paksaan dari orang lain . Minat adalah salah satu tahapan
yang dapat membuat salah satu peilaku konsumtif muncul. Di dalam minat jika dipelajari
menurut Cronbach terdapat isyarat yang mmberitahukan tentang kepribadian individu dan
bagaimana individu tersebut menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Minat ternyata memiliki
hubungan yang unik dengan tipe kepribadian. Oleh karena itu, dalam psikologi perbedaan
karakteristik yang ada pada individu di kategorikan menjadi dua tipe kepribadian.